Sabtu, 16 November 2024

Komunikasi sesama profesi itu jelas bedanya

 

Perempuan itu merupakan makhluk yang memakai perasaan daripada logika. Bila laki-laki menggunakan logikanya dalam bertindak ataupun bersikap, tidak untuk seorang perempuan yang menggunakan perasaannya. Jadi, tidak heran bila perempuan bisa terluka hatinya dengan sikap dari laki-laki yang tidak menggunakan perasaan. Namun, setelah saya pahami dengan keadaan sikap laki-laki yang seperti itu, tidak ada salahnya perempuan belajar untuk membedakan mana yang harus mengutamakan logika dan mana yang harus menggunakan perasaan.

Bagi saya, butuh waktu tidak kurang dari satu tahun untuk bisa move on dari kegagalan berumah tangga. Dengan masa tunggu tiga bulan dalam agama islam, cukup untuk saya menutup hati untuk tidak lagi kembali kepada suami. Setelahnya, saya belajar untuk move on dengan menggunakan logika dan perasaan. Bila jodoh itu tidak akan menyakitkan hati, jiwa dan raga. Bertahan di dalam rumah tangga yang seperti neraka hanya karena anak itu tidak di benarkan, karena bukan hanya diri sendiri yang menjadi korban KDRT, anak juga bisa ikut terkena dampaknya. Alhamdulillah, saya memprioritaskan kebahagiaan diri dan anak saya. Karena saya percaya, nanti juga anak akan mengerti dengan seiring waktu penyebab perpisahan orang tuanya. Saya berharap nantinya jodoh yang baru bukan hanya bisa menjadi suami terbaik, namun juga sosok papa yang teladan untuk anak kandung saya.

Untuk bisa bertemu dengan jodoh yang baru, tentunya harus pulih dari masa lalu. Sehingga nantinya tidak ada membandingkan masa lalu dengan masa yang akan datang. Sekarang saya menunggu jodoh baru terbaik dari Allah SWT, karena saya sudah tidak mengharapkan untuk bisa kembali ke jodoh yang lama. Di tambah saya merasakan, ternyata ada perbedaan berkomunikasi dengan profesi dan bukan profesi. Tentunya nanti akan berpengaruh jelas bedanya, karena saya menyadari permasalahan intinya hanya ada di komunikasi yang tidak sekufu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masyaa Allah, sallery terakhir 4 juta rupiah bantuan rumah subsidi 4 juta rupiah

Alhamdulillah, sungguh maha baik Engkau ya Allah SWT pernah mengamanahkan rumah subsidi atas nama sendiri dengan uang muka dari hasil kering...